Beranda / Opini & Sastra / Standar Visual (Featured Image)

Standar Visual (Featured Image)

Bayangkan Featured Image itu seperti “sampul majalah” atau “etalase toko”.

Jika etalase toko ditata dengan rapi dan kotaknya berukuran sama, toko akan terlihat mewah dan profesional. Namun, jika ada foto yang bentuknya kotak, ada yang memanjang ke bawah, ada yang buram, atau terlalu gelap, halaman depan website jurnalistik akan terlihat berantakan dan posisinya “naik-turun”.

Untuk mencegah hal itu, perlu membuat “Aturan Main” (Standar Visual) untuk tim desain grafis di ekskul jurnalistik. Berikut adalah detail 3 hal utama yang harus diseragamkan:

1. Ukuran dan Bentuk (Dimensi Gambar) Harus Sama

Foto dari kamera HP reporter biasanya memiliki ukuran yang berbeda-beda. Ada yang memotret secara mendatar (landscape) dan ada yang berdiri (portrait).

  • Aturan: Sepakati satu ukuran baku untuk diunggah ke WordPress. Misalnya, menggunakan rasio 16:9 (seperti layar YouTube) dengan ukuran 1200 x 675 pixel.
  • Praktiknya: Tim desain wajib memotong (crop) foto reporter agar pas dengan ukuran tersebut. Jangan biarkan reporter langsung mengunggah foto mentah dari HP ke website.

2. Kecerahan (Editing Dasar)

Reporter sering kali meliput dalam kondisi pencahayaan yang tidak ideal, misalnya di dalam kelas yang agak gelap atau di lapangan saat cuaca mendung.

  • Aturan: Foto harus terlihat jelas, subjeknya tidak gelap, dan warnanya tidak pudar.
  • Praktiknya: Sebelum diunggah, tim desain bisa menaikkan brightness (kecerahan) atau contrast menggunakan fitur yang ada di Canva atau Photopea agar foto lebih hidup dan tajam.

3. Identitas Media (Watermark / Logo)

Menambahkan identitas pada foto sangat penting untuk menunjukkan profesionalisme dan mencegah foto liputan ekskul dicuri oleh pihak lain.

  • Aturan: Setiap Featured Image harus memiliki “cap” kepemilikan.
  • Praktiknya: Tim desain menempelkan logo kecil semi-transparan di salah satu sudut (misalnya pojok kanan bawah). Bisa berupa logo resmi sekolah, logo ekskul jurnalistik, atau sekadar teks tebal bertuliskan “Dok. Jurnalistik SMK Negeri 1 Pakis Aji” atau “NesPajira”.

Alur Kerja (SOP) Sederhana untuk Murid

Agar lebih mudah diterapkan oleh murid, berikut alur kerja untuk anggota ekskul:

  1. Reporter: Selesai liputan lapangan, reporter mengirim foto terbaik ke grup WhatsApp Redaksi.
  2. Tim Desain (Editor Visual): Mengambil foto tersebut, lalu membukanya di Canva atau Photopea.
  3. Proses Template: Memasukkan foto ke template kanvas yang ukurannya sudah dikunci (misal 1200×675 pixel). Atur kecerahannya, lalu tempelkan watermark logo di pojok kanan bawah.
  4. Simpan & Unggah: Simpan gambar tersebut (usahakan ukurannya di bawah 200 KB agar web tidak loading lambat), lalu serahkan ke tim Editor/Admin untuk dijadikan Featured Image di WordPress.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *